Refleksi Hari Kartini bagi Prodi PGPAUD UMINA: Menjadi Pendidik yang Menyinari Masa Depan Bangsa


– Momentum peringatan Hari Kartini tahun ini dimaknai secara mendalam oleh civitas akademika Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Madani (UMINA). Bukan sekadar seremoni mengenakan pakaian adat, Hari Kartini dipandang sebagai saat yang tepat untuk merefleksikan kembali peran pendidik dalam membentuk fondasi generasi bangsa.

Ketua Program Studi PGPAUD UMINA Ibu Iryana Puruhitasari, M.Pd dalam pernyataannya menekankan bahwa sosok Raden Ajeng Kartini adalah seorang visioner yang meletakkan batu pertama perjuangan pendidikan. "Kemajuan sebuah bangsa dimulai dari pendidikan kaum perempuan, karena dari tangan ibulah pendidikan pertama seorang anak bermula," ungkapnya.

Menurut Ibu Iryana, nilai-nilai perjuangan Kartini sangat selaras dengan visi PGPAUD UMINA. Beliau menjabarkan tiga makna utama yang harus diresapi oleh para calon pendidik PAUD:

1. Menjadi Terang dalam Kegelapan

Merujuk pada semboyan legendaris "Habis Gelap Terbitlah Terang", pendidik PAUD memiliki peran krusial sebagai pembuka gerbang pengetahuan pertama bagi anak-anak. Pendidik bertugas menghalau ketidaktahuan dengan memberikan cahaya kasih sayang serta stimulasi perkembangan yang tepat sejak dini.

2. Emansipasi Berbasis Kualitas Akademik

Dunia PAUD seringkali dipandang sebelah mata sebagai profesi "menjaga anak". Kaprodi menegaskan bahwa mahasiswa dan dosen PGPAUD UMINA harus mematahkan stigma tersebut. "Menjadi pendidik PAUD adalah profesi mulia yang membutuhkan keahlian intelektual tinggi. Kita tidak hanya menjaga, kita sedang merancang masa depan," tegasnya.

3. Kelembutan yang Memberdayakan

Mengambil inspirasi dari diplomasi santun Kartini, pendidik PAUD diharapkan mampu mendidik dengan kelembutan. Namun, di balik kelembutan tersebut, harus ada keteguhan dalam membentuk karakter dan kemandirian anak-anak didik agar menjadi pribadi yang tangguh.

> "Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam." — *R.A. Kartini*


Di akhir pernyataannya, Ibu Iryana memberikan pesan khusus kepada seluruh mahasiswa PGPAUD UMINA untuk menjadi "Kartini Modern" yang cerdas, inovatif, dan berintegritas. Beliau berharap para mahasiswa terus berkarya dan tidak lelah berjuang demi pendidikan Indonesia yang lebih baik melalui tangan-tunas bangsa yang beradab dan berilmu

0 Komentar